Health Akbar Post
Kesehatan/Dalam ilmu kedokteran pada umumnya maupun dalam ilmu kedokteran jiwa pada khususnya diagnosis merupakan suatu hal yang penting. Batasan diagnosis ialah suatu nama yang diberikan kepada suatu kumpulan gejala atau sindroma tertentu yang berkaitan dengan suatu etiologi atau patologi tertentu.

Dalam ilmu kedokteran jiwa,etiologi seringkali merupakan hal yang kompleks.Dikenal 3 faktor utama yang dapat merupakan etiologi yaitu: factor organobiologik, factor psikoedukatif , dan factor sosiobudaya. Masing-masing factor dapat berdiri sendiri atau dapat saling tumpang tindih.

Defenisi gangguan jiwa yaitu sindrom atau pola perilaku atau psikologik seseorang yang secara klinik cukup bermakna dan secara berkaitan dengan suatu gejala penderitaan (distress) tau hendaya (impairment) di dalam satu atau lebih fungsi penting dari manusia.

Pendekatan Deskriptif dan Ateoritik.

Pendekatan cara ini adalah suatu pendekatan dasar dan awal . Keuntungan dengan cara ini adalah mempermudah titik temu semua orang yang berkecimpung dalam bidang kesehatan jiwa yang mungkin berbeda-beda dalam pandangan teoritik, karena landasan yang dipakai adalah deskripsi secara menyeluruh apa gambaran klinis yang tampak dan tidak dengan pendekatan dari segi sebab musabab (dinamik) atau bagaimana terjadinya gangguan jiwa itu, kecuali apabila memang dimasukkan ke dalam defenisi atau criteria gangguan jiwa itu.

Kriteria Diagnosis.

Dengan adanya criteria diagnostic, sangan membantu klinik untuk mengambil kepastian diagnosis secara tepat dan dipihak lain atau tidak cepat memastikan diagnosis apabila salahsatu atau lebih syarat diagnostic tidak atau belum dipenuhi.
Evaluasi Multi Aksial. Dengan cara evaluasi multi aksial memberi peluang bagi klien untuk melihat dan menelaah pasien secar menyeluruh, baik baik sebagai manusia yang menderita penyakit maupun sebagai makluk social , jadi tidak semata-mata memberi focus kepada psikopatologi tau diagnosis klinis lainnya.

Yang dimaksud dengan organisasi hirarkhi adalah susunan organisasi yang vertical dari atas ke bawah , sehingga klas-klas gangguan jiwa yang terdapat dalam hirarkhi yang lebih tinggi mempunyai gejala dari klas gangguan jiwa dalam hirarkhi lebih rendah. Akan tetapi sebaliknya gangguan jiwa dalam klas hirarkhi lebih rendah tidak memiliki semua tanda dan gejala dari gangguan jiwa yang terletak dalam hirarkhi lebih tinggi.

Ada gangguan jiwa (mis gangguan mental organic) yang memiliki semua tanda dan gejala yang sangat luas mencakup semua gejala gangguan mental, sebaliknya ada beberapa gangguan jiwa tertentu yang hanya memiliki gejala dan tanda-tanda keluhan yang hanya terbatas (mis gangguan cemas).

Hubungan hierarkhi ini sangat penting untuk berfikir secara turut dan sistematik dalam mempertimbangkan pelbagai diagnosis banding selama melakukan wawancara dan pemeriksaan psikistrik. Apabila sudah dapat dipastikan bahwa diagnosis dalam urutan hierarkhi lebih tinggi memang tidak ada, maka kepastian diagnosis dalam hirarkhi lebih rendah dapat dilakukan dengan pasti dan bertanggung jawab.

Download Asuhan Keperawatan Penggolongan Gangguan Jiwa

ASKEP 1 Download


Posting Komentar

[random][video]
Diberdayakan oleh Blogger.