Health Akbar Post
Kesehatan/Cedera merupakan salah satu penyebab kematian dan kecacatan utama pada kelompok usia produktif dan sebagian besar terjadi akibat kecelakaan lalu lintas. (Mansjoer, 2000 : 3)

Menurut Rumohorbo (2000 : 148) trauma kepala adalah traumatik yang terjadi pada otak yang disebabkan oleh kekuatan fisik eksternal yang mengakibatkan kerusakan atau perubahan status kesadaran. Selain itu juga timbul gangguan kemampuan kognitif atau fungsi fisik, maupun perubahan perilaku atau fungsi emosional. Perubahan ini dapat bersifat temporer atau permanen serta menyebabkan ketidakmampuan fungsional baik farsial maupun total.

Anatomi Pelindung Otak terdiri dari tengkorak merupakan pelindung dari jaringan otak yang mempunyai daya elastis untuk mengatasi cedera bila terjadi benturan benda tumpul tetapi bila daya elastis tersebut dapat terlampaui oleh benturan maka akan terjadi fraktur pada tengkorak. Efek cedera tergantung pada lokasi yang terkena benturan, aliran oksigen dan kesadaran kepala pada saat kerusakan (Depkes 1996 : 63).

Otak juga dilindungi oleh rambut, kulit, dan tulang yang membungkusnya. Tepat diatas tengkorak terletak Galea aponeurotika, suatu jaringan fibrosa padat dapat digerakan dengan bebas yang membantu menyerap kekuatan trauma eksternal. Antara kulit dan Galea terdapat suatu lapisan lemak dan lapisan membran dalam yang mengandung pembuluh-pembuluh besar. Tepat dibawah Galea terdapat ruang subaponeurotika yang mengandung vena emisaria dan diploika. (Patofisiologi : 1014)

Pelindung lain yang melapisi otak adalah meningen terdiri dari tiga lapisan yaitu durameter, arakhnoid dan piameter. Dura adalah membran luar yang liat semi trasulen dan tidak elastis. Fungsinya untuk melindungi otak menutupi sinus-sinus vena (yang terdiri atas durameter dan lapisan endotelial, tanpa jaringan vaskuler). Dura melekat erat dengan permukaan dalam tengkorak.

Araknoid dalam membran halus, fibrosa dan elastis. Membran ini tidak melekat pada durameter akan tetapi ruangan antara kedua membran. Diantara araknoid dan piameter (yang terletak langsung dibawah araknoid). Ruangan ini melebar dan mendalam pada tempat tertentu, dan memungkinkan sirkulasi cairan serebrospinal. Pada sinus sagitalis superior dan transversal araknoid membentuk tonjolan vilus yang bertindak sebagai lintasan untuk mengosongkan cairan serebrospinal kedalam sistem vena.

Piameter adalah suatu membran halus yang sangat kaya dengan pembuluh darah halus. Piameter merupakan satu-satunya lapisan meningeal yang masuk kedalam semua sulkus dan membungkus semua girus.(Rumahorbo, 2000 : 143).

Download Asuhan Keperawatan Cedera Kepala Atau Head Injury

ASKEP 1 Download

Posting Komentar

[random][video]
Diberdayakan oleh Blogger.